{"id":136,"date":"2026-08-26T08:51:49","date_gmt":"2026-08-26T08:51:49","guid":{"rendered":"http:\/\/localhost\/2026\/08\/26\/tips-memilih-pelembap-sesuai-jenis-kulit-anda\/"},"modified":"2026-08-26T08:51:49","modified_gmt":"2026-08-26T08:51:49","slug":"tips-memilih-pelembap-sesuai-jenis-kulit-anda","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/stg.dokterin.co.id\/artikel\/2026\/08\/26\/tips-memilih-pelembap-sesuai-jenis-kulit-anda\/","title":{"rendered":"Tips Memilih Pelembap Sesuai Jenis Kulit Anda"},"content":{"rendered":"<p>Pelembap berfungsi menjaga kadar air di kulit dan mendukung fungsi lapisan pelindung kulit. Banyak orang dengan kulit berminyak melewatkan pelembap karena khawatir wajah semakin mengilap, padahal kulit yang kekurangan hidrasi justru dapat memproduksi minyak lebih banyak. Karena itu, pelembap tetap dibutuhkan oleh semua jenis kulit.<\/p>\n<p>Untuk kulit berminyak atau mudah berjerawat, pilih pelembap bertekstur gel atau lotion ringan dengan label non-komedogenik. Kandungan seperti asam hialuronat dan gliserin dapat memberikan hidrasi tanpa terasa berat. Sementara itu, kulit kering lebih cocok dengan tekstur krim yang mengandung ceramide, shea butter, atau squalane untuk mengunci kelembapan.<\/p>\n<p>Bagi pemilik kulit sensitif, utamakan produk dengan formula sederhana, bebas pewangi, dan rendah alkohol. Kulit kombinasi dapat menggunakan pelembap ringan di area T yang berminyak dan pelembap yang lebih kaya di area pipi yang cenderung kering.<\/p>\n<p>Gunakan pelembap setelah membersihkan wajah, saat kulit masih sedikit lembap. Bila Anda kesulitan menentukan jenis kulit sendiri, konsultasi dengan dokter kulit melalui DokterIN dapat membantu Anda memilih produk yang lebih tepat.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Setiap jenis kulit membutuhkan pelembap yang berbeda. Ketahui tekstur dan kandungan yang sesuai untuk kulit berminyak, kering, maupun sensitif.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":25,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_dps_reviewed_by":"","_dps_reviewed_by_url":"","_dps_reviewed_by_new_tab":false,"footnotes":""},"categories":[28],"tags":[],"class_list":["post-136","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-skin-care"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/stg.dokterin.co.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/136","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/stg.dokterin.co.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/stg.dokterin.co.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/stg.dokterin.co.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/stg.dokterin.co.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=136"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/stg.dokterin.co.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/136\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/stg.dokterin.co.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/25"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/stg.dokterin.co.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=136"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/stg.dokterin.co.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=136"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/stg.dokterin.co.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=136"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}