Rambut Rontok Berlebihan: Kenali Penyebab dan Penanganannya
Rambut rontok sebenarnya merupakan bagian dari siklus pertumbuhan rambut yang normal. Setiap hari, seseorang dapat kehilangan sekitar 50 hingga 100 helai rambut. Kerontokan baru perlu diwaspadai bila jumlahnya jauh lebih banyak, rambut tampak menipis, atau muncul area botak.
Salah satu penyebab yang sering ditemui adalah telogen effluvium, yaitu kerontokan sementara yang muncul beberapa bulan setelah stres berat, demam tinggi, operasi, melahirkan, atau penurunan berat badan drastis. Faktor lain meliputi kekurangan zat besi atau protein, gangguan tiroid, serta kebotakan pola yang dipengaruhi faktor genetik dan hormon.
Kebiasaan menata rambut juga berpengaruh. Menguncir rambut terlalu kencang, sering menggunakan alat pemanas, atau proses kimia berulang dapat merusak batang dan akar rambut. Ada pula alopecia areata, yaitu kondisi autoimun yang menyebabkan kebotakan berbentuk bulat.
Menjaga pola makan bergizi seimbang, mengelola stres, dan memperlakukan rambut dengan lembut dapat membantu. Jika kerontokan berlangsung lama atau disertai kebotakan, konsultasikan dengan dokter untuk mencari penyebabnya.